Penelitian dilatarbelakangi rendahnya prestasi belajar mahasiswa. Tujuan penelitian ini apakah ada hubungan self-regulated learning, kesejahteraan spiritual, dan kecerdasan spiritual terhadap prestasi belajar. Penelitian ini berbentuk ex post facto, menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini 60 orang, dipilih 46 orang secara simple random sampling. Data diperoleh menggunan instrumen, skala self-regulated learning, kesejahteraan spiritual, dan kecerdasan spiritual serta data prestasi belajar menggunakan nilai IPK semester. Hasil penelitian terbukti secara empiris, self-regulated learning, kesejahteraan spiritual, dan kecerdasan spiritual berhubungan sangat signifikan terhadap prestasi belajar, diperoleh nilai R sebesar 5,472 dan p=0,001 (p<0.05). Hasil Penelitian di dapatkan self-regulated learning positif signifikan berkontribisi terhadap prestasi belajar, nilai korelasi parsial 0,181 dengan taraf signifikansi sebesar 0,029 (p<0.05). Kesejahteraan spiritual positif sangat signifikan berkontribisi terhadap prestasi belajar, nilai korelasi parsial 0,327 dengan taraf signifikansi sebesar 0,002 (p<0.05). Kecerdasan spiritual positif sangat signifikan berkontribisi terhadap prestasi belajar, nilai korelasi parsial 0,356 dengan taraf signifikansi sebesar 0,001 (p<0.05). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan yang sangat signifikan self-regulated learning, kesejahteraan spiritual, dan kecerdasan spiritual terhadap prestasi belajar. Berdasarkan temuan ini, peneliti menyarankan pentingnya mengenalkan self-regulated learning dalam metode belajar, menumbuhkan kesejahteraan spiritual, dan kecerdasan spiritual, sehingga mampu meningkatkan prestasi belajar pada mahasiswa keperawatan dengan pendekatan pembelajaran orang dewasa.
Copyrights © 2024