Agroindustri merupakan produk unggulan ekspor negara Indonesia sampai saat ini. Di era munculnya marketplace global seperti Alibaba.com diharapkan ekspor produk agroindustri kita meningkat. Melalui Alibaba.com atau globalbuyersonline.com para eksportir dapat menerima permintaan impor dari seluruh dunia puluhan sampai ratusan setiap hari. Sehingga bisa dikatakan para eksportir Indonesia lebih kesulitan mencari dan menyiapkan barang dibandingkan mencari pembeli. Jawa Tengah memiliki produk dari UMKM Agroindustri yang sudah cukup dikenal secara Nasional. Sebut saja Manisan Carica dari Dieng, Gula Semut Purworejo, Tali Tambang dari Bumiayu, Susu dan Keju dari Boyolali dll. Tetapi sumbangsih Jawa Tengah dalam ekspor masih belum signifikan dibandingkan dengan propinsi di Jawa yang lain. Pada penelitian ini akan dibuat sebuah sistem untuk klusterisasi UMKM Agroindustri di Jawa Tengah dengan metode k- means klustering untuk mengevaluasi input data UMKM, sehingga mudah dalam pembacaan informasi yang lebih dalam (data mining). Data yang masuk dari UMKM Agroindustri Jateng dibentuk cluster berdasarkan kapasitas produksi dikarenakan dalam ekspor transaksi barang yang terjadi dalam jumlah besar. Cluster yang dibentuk adalah tiga cluster. Lalu dimasukkan kedalam algoritma K Means Clustering, dengan menghitung euclidan distance dan selisih terkecil. Setelah dilakukan perhitungan dan iterasi, hasil kluster akhir pada iterasi ke 4, dengan kluster terbaik untuk peningkatan ekspor pada kluster pertama rentang kapasitas skala 4 – 18,3. Kata kunci: UMKM Agroindustri Jateng, Clustering, Algoritma K – Means
Copyrights © 2024