Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang memengaruhi penerapan konservatisme akuntansi pada perusahaan manufaktur di sektor industri aneka dan sektor industri barang konsumsi selama periode 2020–2022. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 14 perusahaan sebagai sampel, yang terdiri dari 6 perusahaan sektor industri aneka dan 8 perusahaan sektor industri barang konsumsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage dan growth opportunities tidak berpengaruh signifikan terhadap penerapan konservatisme akuntansi. Sebaliknya, ukuran perusahaan, insentif pajak, dan financial distress memiliki pengaruh signifikan terhadap penerapan konservatisme akuntansi. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai pentingnya pengelolaan faktor-faktor tersebut dalam upaya meningkatkan kualitas pelaporan keuangan melalui penerapan konservatisme akuntansi.
Copyrights © 2024