Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi siswa di SMA Negeri 1 Lohia Kabupaten Muna, serta tindakan yang diambil oleh guru bimbingan konselor untuk membantu siswa. Penelitian deskriptif kualitatif adalah jenisnya, dan hasilnya menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal adalah penyebab masalah siswa di SMA Negeri 1 Lohia Kabupaten Muna. Faktor internal adalah yang berkaitan dengan individu, dan faktor eksternal termasuk (1) kecenderungan siswa untuk malas, (2) kecenderungan emosi, dan (3) tindakan yang disengaja. Faktor eksternal termasuk keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial. Dalam menangani siswa yang mengalami masalah, guru bimbingan konseling menggunakan (1) konseling individu, (2) konseling kelompok, (3) bimbingan kelompok, dan (4) keberfungsian sosial siswa. Dalam konseling individu, guru BK melakukan wawancara dengan siswa dalam kelompok. sesuai dengan keterangan bahwa ia tidak akan melakukan masalah yang sama Dan Siswa yang melakukan masalah yang sama akan mendapatkan sangsi yang sesuai dengan keterangan yang ia tulis. Setelah orang tua siswa hadir, kepala sekolah, wali kelas, guru bimbingan konseling, dan orang tua siswa memberikan bimbingan kelompok kepada siswa bermasalah. Keberfungsian Sosial Siswa melihat bagaimana seorang siswa yang telah menerima konseling berfungsi sebagai siswa sesuai dengan perubahan sosial dan statusnya.
Copyrights © 2024