This study aims to analyze the influence of financial performance on the profit growth of PT Bank Lampung during the period 2019–2023. The independent variables used are Return on Assets (ROA), Net Interest Margin (NIM), and Operating Expenses to Operating Income (BOPO). Secondary data were obtained from the bank's official quarterly financial reports, resulting in 64 observational samples. The analytical method employed is multiple linear regression, with classical assumption tests including normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation. The results indicate that simultaneously, ROA, NIM, and BOPO have a significant influence on profit growth, with a coefficient of determination (R²) of 0.421. However, in partial analysis, only BOPO demonstrates a positive and significant influence on profit growth. ROA and NIM do not show significant partial effects. These findings suggest that operational efficiency, as measured by BOPO, is the dominant factor in enhancing the profitability of PT Bank Lampung, although asset management and net interest income remain relevant financial performance indicators. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan terhadap pertumbuhan laba PT Bank Lampung periode 2019–2023. Variabel independen yang digunakan adalah Return on Assets (ROA), Net Interest Margin (NIM), dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan triwulanan resmi bank, menghasilkan 64 sampel observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, dengan pengujian asumsi klasik yang meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, ROA, NIM, dan BOPO memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,421. Namun, secara parsial, hanya BOPO yang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. ROA dan NIM tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi operasional, yang diukur melalui BOPO, merupakan faktor dominan dalam meningkatkan profitabilitas PT Bank Lampung, meskipun pengelolaan aset dan pendapatan bunga bersih tetap menjadi indikator kinerja keuangan yang relevan.
Copyrights © 2025