Indonesia is known as one of the countries with a high diversity of medicinal plants. Many medicinal plants have been used for generations for treatment. Some of them include bay leaves (Syzygium polyanthum), suruhan herb (Peperomia pellucida), and Dayak onion (Eleutherine palmifolia). This activity aims to educate the target community so they can independently utilize and process medicinal plants into beneficial tea products. The implementation method involves educating the community about the contents, benefits, and processing methods of the plants (suruhan herb, bay leaves, and Dayak onion) into high-quality Simplicia, covering the selection of plant parts, cleaning methods, chopping, drying methods, dry sorting, good packaging and storage of Simplicia, and the process of making beneficial herbal tea products. This activity is delivered through lectures and hands-on practice. The target audience comprises 25 homemakers from RT 41 and RT 46 in the Rawa Makmur sub-district. The success of this activity is observed based on the participants' enthusiasm during the training, including their activeness in asking questions, discussing, and directly participating in the processing of raw materials and tea production. The activity results include herbal tea products, activity videos, and increased participant knowledge, as evidenced by their active questioning, note-taking during the training, and even recording it on their smartphones. --- Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki diversitas tumbuhan berkhasiat obat yang cukup tinggi. Banyak tumbuhan berkhasiat obat telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Beberapa diantaranya adalah daun salam (Syzygium polyanthum), herba suruhan (Peperomia pellucida) dan bawang Dayak (Eleutherine palmifolia). Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberi edukasi agar warga sasaran bisa mandiri dalam memanfaatkan dan mengolah tanaman obat menjadi produk teh berkhasiat. Metode pelaksanaannya adalah masyarakat diberi edukasi mengenai kandungan, khasiat dan cara pengolahan tanaman (herba suruhan, daun salam dan bawang Dayak) menjadi simplisia berkualitas meliputi pemilihan bagian tanaman, cara membersihkan tanaman, cara pencacahan, metode pengeringan, sortasi kering, pengemasan dan penyimpanan simplisia yang baik hingga proses pembuatan produk teh herbal berkhasiat. Kegiatan ini disampaikan melalui ceramah dan praktik langsung. Khalayak sasaran adalah ibu rumah tangga dari RT 41 dan RT 46 Kelurahan Rawa Makmur sebanyak 25 orang. Keberhasilan kegiatan ini diamati berdasarkan antusiasme peserta dalam pelatihan meliputi keaktifan bertanya, berdiskusi dan keterlibatan peserta secara langsung dalam pengolahan bahan baku dan pembuatan produk teh. Hasil kegiatan berupa produk teh herbal, video kegiatan dan pengetahuan peserta yang bertambah dibuktikan dengan keaktifan peserta mengajukan pertanyaan dan mencatat materi pelatihan bahkan merekamnya dalam ponsel pintar.
Copyrights © 2024