Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Dumai menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan stok darah akibat tingginya permintaan harian yang mencapai 10 hingga 15 kantong darah per hari, sementara pasokan darah sering kali tidak mencukupi. Ketika stok darah habis, pasien dan keluarganya dihadapkan pada kendala untuk mencari pendonor pengganti secara mandiri, yang kerap kali memperlambat proses pemenuhan kebutuhan darah. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah turut memperburuk situasi ini, sehingga UTD PMI Dumai harus meminta penggantian darah dari pasien sebagai upaya darurat. Mengatasi permasalahan ini, penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem informasi donor darah berbasis website yang menyediakan akses mudah bagi masyarakat untuk memeriksa ketersediaan stok darah dan menghubungkan dengan data pendonor secara efisien. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan efektivitas distribusi darah, mempermudah koordinasi antara UTD PMI, pasien, serta pendonor, dan pada akhirnya mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah.
Copyrights © 2024