Luka bakar merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat global yang sering terjadi dan dapat memberikan dampak signifikan pada kualitas hidup, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak. Penanganan luka bakar yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, sehingga diperlukan pemahaman yang baik mengenai pertolongan pertama untuk mencegah dampak yang lebih buruk. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas 4 SD Muhammadiyah 29 Sunggal terkait penanganan luka bakar melalui program edukasi. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif dan pembagian leaflet edukatif, dengan materi yang meliputi pengertian luka bakar, jenis-jenisnya, langkah penatalaksanaan, serta strategi pencegahan. Penelitian ini dilaksanakan dalam suasana pembelajaran yang aktif dan partisipatif untuk mendorong keterlibatan siswa secara langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa tidak hanya mampu memahami konsep yang diajarkan tetapi juga dapat mempraktikkan langkah-langkah pertolongan pertama pada luka bakar secara mandiri. Lebih jauh, kegiatan ini meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya penanganan luka bakar yang tepat, yang tercermin dari tingginya antusiasme mereka selama proses edukasi. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam upaya mengurangi risiko komplikasi luka bakar melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa sejak usia dini. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan edukasi berbasis sekolah sebagai langkah preventif dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2025