Pedagang kaki lima sebagai bagian dari sektor informal kerap menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses pelayanan kesehatan, termasuk rendahnya kepemilikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan, akses pembayaran, dan pendapatan dengan kepemilikan JKN. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dengan 31 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Data primer diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan akses pembayaran dengan kepemilikan JKN, sementara faktor pendapatan tidak berpengaruh. Temuan ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan kepesertaan JKN di kalangan pedagang informal lebih efektif dilakukan melalui edukasi dan penyediaan akses pembayaran yang mudah, dibandingkan hanya berfokus pada aspek ekonomi. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam perumusan kebijakan yang lebih inklusif untuk meningkatkan cakupan JKN, khususnya bagi pekerja sektor informal seperti pedagang kaki lima.
Copyrights © 2025