Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kritik sastra feminisme untuk mengkaji bagaimana konstruksi sosial terhadap perempuan ditampilkan dan dikritisi dalam novel Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan karya Meira Anastasia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk diskriminasi gender serta perjuangan tokoh utama, Rara, dalam melawan standar kecantikan yang seringkali menekan perempuan. Melalui analisis naratif dan dialog antar tokoh, ditemukan bahwa novel ini merepresentasikan berbagai isu feminisme, mulai dari ketidakpercayaan diri akibat body shaming, tekanan sosial terhadap penampilan, hingga keterbatasan kebebasan berekspresi perempuan. Rara mengalami perjalanan emosional yang kompleks—dari rasa tidak berharga hingga keberanian untuk mencintai diri sendiri dan mendefinisikan kebahagiaan atas pilihannya sendiri. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial, kesadaran gender, dan keberanian untuk melawan stereotip menjadi elemen penting dalam proses pemberdayaan perempuan. Dengan demikian, karya ini tidak hanya menjadi cerminan realitas perempuan dalam masyarakat patriarkis, tetapi juga menghadirkan suara perlawanan yang inspiratif dan penuh harapan bagi pembaca.
Copyrights © 2025