Jurnal Akuntansi dan Pembangunan (JAKTABANGUN)
Vol 2 No 1 (2016)

ANALISIS KONDISI MOTIVASI PEGAWAI DI LINGKUNGAN DINAS KEBERSIHAN KOTA LHOKSEUMAWE DENGAN MENGGUNAKAN TEORI EMPAT– DORONGAN

Bobby Rahman (Universitas Malikussaleh)



Article Info

Publish Date
05 Aug 2017

Abstract

Sebuah instansi pada umumnya memiliki jumlah karyawan yang banyak. Agar karyawan-karyawan perusahaan tersebut memiliki kinerja yang baik sehingga mencapai tujuan yang ditetapkan oleh instansi, diperlukan Motivasi yang cukup dalam bekerja. Motivasi berasal dari bahasa latin yaitu “Movere” yang artinya adalah “Menggerakkan”. Motivasi kerja dalam sebuah instansi bertujuan untuk memacu karyawan agar lebih aktif dalam melaksanakan pekerjaan guna mencapai tujuan dan hasil yang optimal. Pelaksanaan motivasi kerja menitikberatkan pada faktor manusia di dalam melaksanakan aktivitasnya yaitu kerja. Teori Empat-Dorongan adalah suatu teori motivasi yang didasarkan pada dorongan dalam diri manusia untuk mendapatkan, meningkatkan, mempelajari, dan mempertahankan secara utuh, baik emosi-emosi dan rasionalitas. Pada Dinas Kebersihan Kota Lhokseumawe apabila dikaitkan dengan ”Teori Empat-Dorongan”, tingkat motivasi karyawannya masih sangat rendah, hal ini berdasarkan analisis dari keempat teori tersebut kesemuannya masih dibawah standar yang diharapkan sesuai dengan ”Teori Empat-Dorongan” tersebut.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jaktabangun

Publisher

Subject

Arts Humanities Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Puji syukur kepada Allah SWT, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Lhokseumawe telah menerbitkan Jurnal Akuntans dan Pembangunan (JAktaBangun) edisi Perdana: Volume 1, Nomor 1 (November 2015). Penerbitan jurnal ini terlaksana atas kerjasama dengan Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakan, dan ...