Setiap individu dalam organisasi melakukan tindakan yang melibatkan setiap unsur-unsur dalam komunikasi sosial yang terbentuknya hubungan verbal maupun non verbal. Penilitian ini bertujuan untuk dapat memperoleh gambaran atas metode yang terjadi antara atasan dan pemanen dalam interaksi simbolik di PT.Agro Sinegri Nusantara (ASN). Unit kebun ujung lamie dalam mengalami terjadinya kesalahpahaman dalam berkomunikasi.Metode penilitian yang dilakukan adalah metode kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara dengan 2 orang pemanen dan satu orang asisten afdeling satu. Dalam penilitian ini menggunakan teori interaksi simbolik dari George Herbert Mend yang mempunyai tiga pikiran yaitu: mind, self, society, yang mana dalam interaksi yang berlangsung terdapat simbol-simbol sikap, tata bicara dan perilaku juga terlihat didalamnya.Hasil dari penilitian yang dilakukan di unit kebun ujung lamie ini menunjukan bahwa proses komunikasi antarpribadi antara pemanen dan atasan berjalan cukup baik, dimana atasan selalu memberi arahan, motivasi dan menjelaskan berbagai informasi kepada mereka. Suatu interaksi dapat menimbulkan kedekatan antara atasan dan pemanen, mereka pun juga saling terbuka antara satu sama lainnya dan menerima semua perbedaan yang ada baik itu dari segi bahasa, budaya, dan sosial masyarakatnya.Kata Kunci: komunikasi antarpribadi, motivasi, kinerja.
Copyrights © 2021