Rokok elektrik (vape) merupakan perangkat yang berfungsi mengubah bahan kimia menjadi uap yang kemudian dihirup ke dalam paru-paru. Zat kimia ini umumnya terdiri dari campuran seperti nikotin dan propylene glycol. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi penggunaan vape serta dampaknya terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial pada kalangan generasi Z. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis 17 artikel yang dipublikasikan dalam rentang waktu 2020 hingga 2025. Artikel tersebut diperoleh dari berbagai basis data nasional dan internasional, seperti Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat faktor internal dan eksternal yang berperan dalam penggunaan rokok elektrik. Faktor internal meliputi tingkat pengetahuan, rasa percaya diri, dan jenis kelamin, sedangkan faktor eksternal mencakup dukungan dari orang tua, pengaruh lingkungan pertemanan, serta ketersediaan akses terhadap rokok elektrik.
Copyrights © 2025