Koperasi Pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat telah beroperasi sejak 1988 dan memainkan peran penting dalam menyediakan akses keuangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model pengelolaan koperasi simpan pinjam yang diterapkan di koperasi tersebut, yang melibatkan prosedur pengelolaan yang terstruktur, termasuk mekanisme simpan pinjam, pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), dan penerapan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, serta demokrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi ini telah berhasil mengelola kegiatan simpan pinjam dengan baik, meskipun menghadapi tantangan berupa penurunan jumlah anggota. Prosedur pinjaman yang jelas dan ketat, serta pengawasan yang transparan, menjamin keberlangsungan koperasi dan meminimalkan risiko. Pembagian SHU yang adil dan merata memberikan manfaat langsung kepada anggota, sementara sistem pembayaran melalui pemotongan gaji memudahkan administrasi. Secara keseluruhan, pengelolaan koperasi ini berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan anggotanya dan memperkuat solidaritas antar anggota, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025