Penelitian ini meriview literatur terkait perilaku organisasional pada tingkat kelompok dengan fokus pada tiga variabel utama: konflik kerja, komunikasi, dan kepemimpinan. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis, di mana delapan artikel kuantitatif dan kualitatif terpilih dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antarvariabel. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif dan terstruktur konsisten berkontribusi positif pada kinerja kelompok, sementara konflik kerja apabila dikelola menggunakan pendekatan fungsional dapat memacu inovasi dan motivasi. Di sisi lain, kepemimpinan adaptif dan inklusif terbukti memediasi dampak konflik dan memperkuat kohesi tim melalui pembangunan rasa aman psikologis. Studi-studi terdahulu juga menyoroti pentingnya konteks budaya organisasi dalam membentuk efektivitas gaya komunikasi dan kepemimpinan. Berdasarkan temuan ini, riset kritis merekomendasikan integrasi praktik komunikasi preventif-represif, pelatihan manajemen konflik, serta pengembangan kapabilitas kepemimpinan transformasional untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan tim.
Copyrights © 2025