Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidaktepatan dokumen yang mempengaruhi akurasi perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) pada perusahaan freight forwarding di Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa seberapa besar pengaruh optimalisasi ketepatan dokumen dapat meningkatkan keakuratan perhitungan HPP. Dalam penelitian yang dilakukan ini menerapakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian pada studi kasus. Metode pengumpulan data dilaksanakan dengan cara wawancara, pengamatan, dan pengumpulan dokumen yang berkaitan dengan aspek operasional dan keuangan. Sampel penelitian diambil dari pengumpulan data arsip dokumen perusahaan pada tahun 2024 dan dengan melibatkan pihak-pihak terkait dalam proses pengelolaan dokumen dan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP). Dalam penelitian, tidak lepas dari keberadaan informan wawancara. Penulis dapat memperoleh informasi yang valid, reliable, dan komperhansif melalui interaksi atau wawancara dengan subjek penelitian diperusahaan yaitu dengan bapak Antono sebagai staff dokumen Export-Import dan ibu Indah selaku Penanggung Jawab Devisi Dokumen di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan pengelolaan dokumen pabean merupakan strategi dalam memperhitungkan nilai Harga Pokok Penjualan (HPP). penyajian laporan keuangan dipengaruhi oleh ketepatan data administratif dan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat. Dengan demikian, perusahaan harus memperbaiki sistem pencatatan dan pelaporan dokumen sehingga perhitungan HPP menjadi lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Artikel ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan bagi pembaca mengenai pengelolaan kepabeanan terutama di Perusahaan Freight Forwarding.
Copyrights © 2025