Rendahnya pencapaian akademik siswa dalam mata pelajaran ekonomi yang tidak sebanding dengan potensi intelektual mereka menjadi latar belakang penelitian ini. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesulitan belajar yang perlu diidentifikasi penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor manakah yang menjadi penyebab utama kesulitan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah menganalisis kesulitan belajar ekonomi siswa kelas XII (dua belas) 1, 5, dan 6 SMA Negeri 2 Tenggarong. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Angket digunakan sebagai metode pendukung atau tambahan. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan ada dua faktor penyebab kesulitan belajar, baik yang bersumber dari dalam diri siswa (internal) maupun luar diri siswa (eksternal). Hasil penelitian menunjukkan dua faktor utama penyebab kesulitan belajar, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kurangnya konsentrasi dan kebiasaan belajar yang tidak disiplin. Sementara itu, faktor eksternal mencakup orang tua yang kurang memberikan rasa nyaman, tenang. Lingkungan rumah yang ramai, ribut dan kurang kondusif membuat siswa kesulitan saat belajar dirumah. Kombinasi faktor-faktor ini menyebabkan siswa mengalami hambatan dalam memahami materi ekonomi secara optimal, sehingga berdampak pada rendahnya prestasi akademik mereka.
Copyrights © 2025