Pertumbuhan pelaku UMKM di Indonesia mencapai 65 juta pada tahun 2023 menjadi potensi ekonomi yang besar, terutama dengan keterlibatan generasi muda seperti Gen Z. Namun, salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan akses terdapat pemodalan formal. Financial Technology (FinTech) muncul sebagai alternatif pembiayaan yang lebih inklusif dan cepat, namun pemanfaatannya masih rendah di kalangan UMKM muda karena rendahnya literasi dan maraknya informasi negatif terkait pinjaman online ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh literasi FinTech terhadap pemahaman dan minat Gen Z dalam memanfaatkan layananan FinTech sebagai sumber permodalan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus terhadap Gen Z yang memiliki aktivitas kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian literasi FinTech meningkatkan pemahaman konseptual, mengurangi persepsi negatif, dan mendorong minat penggunaan layanan FinTech secara bijak sebagai alternatif pembiayaan usaha. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi literasi keuangan digital dalam pendidikan kewirausahaan kaum muda.
Copyrights © 2025