Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) pada kucing merupakan salah satu penyakit yang paling umum terjadi pada kucing domestik, yang sering kali muncul dengan tanda-tanda klinis yang tumpang tindih terlepas dari patogen penyebabnya. Identifikasi yang akurat terhadap agen etiologi sangat penting untuk terapi yang tepat sasaran dan hasil klinis yang lebih baik. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan presentasi klinis, diagnosis, dan keberhasilan pengobatan kucing domestik berbulu pendek dengan infeksi pernapasan yang disebabkan semata-mata oleh Mycoplasma felis. Seekor kucing domestik berbulu pendek betina berusia 10 bulan dari Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia, datang dengan riwayat bersin selama satu minggu dan keluarnya cairan hidung bernanah. Pemeriksaan fisik menunjukkan konjungtivitis dan demam (39,8°C). Uji reaksi berantai polimerase (PCR) yang menargetkan patogen pernapasan kucing umum—Feline herpesvirus-1, Feline calicivirus, Chlamydia felis, dan Mycoplasma felis (M. felis)—dilakukan menggunakan usapan hidung. Analisis PCR menghasilkan hasil positif hanya untuk M. felis. Analisis hematologi menunjukkan leukositosis dan neutrofilia yang nyata, yang mendukung keberadaan infeksi bakteri. Kucing tersebut diobati dengan doksisiklin oral 10 mg/kg sekali sehari selama 42 hari. Tanda-tanda klinis membaik secara progresif, dan PCR pasca-perawatan mengonfirmasi tidak adanya M. felis. Kasus ini menyoroti pentingnya diagnostik molekuler pada infeksi pernapasan kucing dan menunjukkan efektivitas doksisiklin sebagai pengobatan lini pertama untuk ISPA terkait M. felis.
Copyrights © 2025