Ehrlichiosis anjing merupakan penyakit yang ditularkan melalui kutu yang disebabkan oleh bakteri intraseluler yang termasuk dalam genus Ehrlichia. Meskipun Ehrlichia canis merupakan spesies yang paling banyak dilaporkan di Indonesia, kasus ini menggambarkan dugaan infeksi oleh Ehrlichia ewingii, spesies yang sebelumnya tidak pernah dilaporkan di negara ini. Seekor anjing gunung Bernese betina berusia 7 tahun datang dengan kelemahan umum, anoreksia, cachexia, muntah, hematuria, diare, dan melena. Evaluasi klinis, kelainan hematologi, riwayat paparan kutu, dan uji serologi positif mendukung diagnosis ehrlichiosis. Khususnya, pemeriksaan sitologi menunjukkan morula dalam neutrofil, indikator yang menunjukkan infeksi E. ewingii. Pasien diobati dengan doksisiklin, imidocarb dipropionat, dan dukungan ginjal selama dua minggu; namun, tindak lanjut tidak selesai. Kasus ini menyoroti pentingnya pemeriksaan sitologi dalam diagnosis ehrlichiosis dan meningkatkan kemungkinan infeksi E. ewingii yang diimpor atau yang baru muncul di Indonesia.
Copyrights © 2025