Malaria merupakan penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi sasaran adalah pengelola program malaria di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Barat, dengan jumlah responden sebanyak 22 orang. Uji statistik dengan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara beban kerja (p=0,04) dan pelatihan SISMAL (p=0,00) dengan ketepatan waktu pelaporan, pendidikan (p=0,82), masa kerja (p=0,05) dan fasilitas pendukung lainnya (p=1) dengan ketepatan waktu pelaporan ke aplikasi sistem informasi surveilans malaria. Beban kerja dan pelatihan SISMAL berhubungan dengan ketepatan waktu pelaporan ke aplikasi sistem informasi surveilans malaria oleh pengelola program malaria di Puskesmas Kabupaten Kutai Barat. Sebaliknya, pendidikan, masa kerja dan fasilitas pendukung lainnya tidak berhubungan dengan ketepatan waktu pelaporan ke aplikasi sistem informasi surveilans malaria oleh pengelola program malaria di Puskesmas Kabupaten Kutai Barat. Kata kunci: SISMAL, ketepatan waktu pelaporan, malaria.
Copyrights © 2023