Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu indikator untuk menganalisis pembangunan nasional. Oleh karena itu, memastikan keberlanjutannya merupakan hal yang sangat penting bagi pemerintah di seluruh dunia. Menganalisis pengaruh perdagangan internasional (ekspor), investasi, nilai tukar, dan cadangan devisa terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia merupakan tujuan penelitian ini. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data yang digunakan bersumber dari World Bank tahun 1995-2023. Metode analisis yang digunakan adalah regresi Error Correction Model (ECM). Hasil analisis regresi menyatakan bahwa dalam jangka pendek ekspor berpengaruh positif, dan kurs berpengaruh negatif sedangkan untuk investasi dan cadangan devisa tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, dalam jangka panjang ekspor, investasi, dan nilai tukar berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi sedangkan cadangan devisa berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Pemerintah diharapkan menjaga cadangan devisa yang memadai untuk menghadapi tekanan dari luar dan mempertahankan kestabilan nilai tukar. Langkah ini dapat tercapai dengan meningkatkan volume ekspor dan menarik minat investasi asing.
Copyrights © 2025