Pabrik beras sering menghadapi lonjakan permintaan terutama pada musim panen, yang menyebabkan peningkatan beban kerja bagi karyawan. Situasi ini memaksa mereka bekerja lebih lama, namun kompensasi yang diterima sering kali tidak sebanding dengan usaha yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja, kompensasi, serta kombinasi keduanya dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mendapatkan hasil analisis yang diharapkan. Karakteristik informan pada penelitian ini yaitu pemilik, karyawan, dan pakar SDM. Data diperoleh melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi pada Pabrik Beras SA Junior yang terletak di Kec. Kutawaluya, Kab, Karawang yang menjadi fokus penelitian ini. metode analisis data yang digunakan dengan teknik triangulasi data dimana partisipan sebagai informan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja yang tidak proporsional dapat menurunkan produktivitas dan motivasi, sementara kompensasi yang adil dan transparan terbukti meningkatkan semangat kerja. Kombinasi pengelolaan beban kerja dan pemberian kompensasi yang tepat mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih efektif dan produktif. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu melakukan evaluasi rutin terhadap beban kerja dan menyesuaikan kebijakan kompensasi untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan karyawan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025