Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio profitabilitas, rasio likuiditas, dan rasio solvabilitas terhadap kinerja keuangan perusahaan industri baja yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2023. Kinerja keuangan dalam penelitian ini diukur menggunakan Return on Assets (ROA) sebagai indikator utamanya. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan jumlah sampel sebanyak 56 data perusahaan yang diperoleh melalui laporan keuangan tahunan perusahaan industri baja di BEI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, rasio profitabilitas, rasio likuiditas, dan rasio solvabilitas berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara parsial, variabel profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan variabel likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hal ini terjadi karena perusahaan industri baja cenderung memanfaatkan dana yang tersedia untuk investasi aset tetap dan proyek jangka panjang. Selanjutnya, variabel solvabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, yang mengindikasikan bahwa struktur permodalan yang sehat dapat meningkatkan stabilitas dan kinerja keuangan perusahaan. Koefisien determinasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas mampu menjelaskan variasi kinerja keuangan sebesar 74,7%.
Copyrights © 2025