Cermin Dunia Kedokteran
Vol 47 No 3 (2020): Dermatologi

Diagnosis dan Tatalaksana Mioma Uteri

Pika Novriani Lubis (Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2020

Abstract

Mioma uteri merupakan tumor jinak yang menyerang otot polos rahim. Nama lainnya adalah fibroid atau leiomioma. Tumorigenesis dididuga terjadi akibat abnormalitas gen and paparan hormonal. Kasus mioma dapat terjadi pada populasi dengan rentang usia sejak menarche sampai menopause. Sebagian besar kasus tidak bergejala sehingga sering ditemukan secara tidak sengaja. Tumor ini menjadi salah satu penyebab subfertilitas. Jika bersamaan dengan kehamilan akan mengganggu perkembangan janin. Diperlukan ultrasonografi (USG) untuk konfirmasi diagnosis. Penanganan klinis meliputi observasi dan pembedahan, tergantung keluhan dan keinginan hamil. Uterine myomas are benign uterine smooth muscle neoplasms. The synonyms are fibroids or leiomyomas. Tumorigenesis is caused by gen abnormalities and induced by hormonal interaction. This tumour can be found from menarche until menopause. Most cases are discovered incidentally. These tumours are contributing factor to subfertility and have negative implication on fetal development. Ultrasonography (USG) is required for diagnosis. Clinical approach is observation and surgery, depends on symptoms dan fertility consideration.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

cdk

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Cermin Dunia Kedokteran (CDK) is a Medical Journal published since 1974 and affiliated with PT Kalbe Farma Tbk. CDK is intended to help accommodate scientific publications and help increase and disseminate knowledge related to the development of medical science, pharmacy, and public health. CDK ...