Cermin Dunia Kedokteran
Vol 45 No 12 (2018): Interna

Vaksin Japanese Encephalitis: Manfaat dan Komplikasi

Ruby Kurniawan (RSIA Melania Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Indonesia)



Article Info

Publish Date
03 Dec 2018

Abstract

Japanese encephalitis (JE) adalah infeksi virus sistem susunan saraf pusat yang ditularkan oleh nyamuk Culex. Infeksi ini lebih sering mengenai anak di bawah usia 15 tahun. Seluruh wilayah di Indonesia merupakan daerah berisiko, terbanyak di Bali, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Utara. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian dan kecacatan. Vaksinasi JE merupakan strategi yang baik untuk mengurangi angka kematian serta kecacatan pada anak-anak. Di Indonesia, vaksin JE sudah direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia untuk usia lebih dari 1 tahun. Vaksin yang beredar di Indonesia merupakan vaksin hidup rekombinan yang dilemahkan dengan efektivitas hampir sama dengan jenis vaksin lain. Japanese encephalitis (JE) is a viral central nervous system infection transmitted by Culex mosquitoes. This infection frequently affects children under 15 year-old. Indonesia is a vulnerable area, mostly in Bali, West Borneo, and North Sulawesi. Mortality and morbidity is a serious complication. Vaccination is a good strategy to reduce mortality and morbidity in children. JE vaccine is recommended by Indonesian Pediatric Society for more than 1 year-old. Vaccine in Indonesia is live attenuated chimeric vaccine and the level of effectivity is similar to the other vaccine.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

cdk

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Cermin Dunia Kedokteran (CDK) is a Medical Journal published since 1974 and affiliated with PT Kalbe Farma Tbk. CDK is intended to help accommodate scientific publications and help increase and disseminate knowledge related to the development of medical science, pharmacy, and public health. CDK ...