Spondylolisthesis didefinisikan sebagai translasi anterior satu segmen vertebra daripada vertebra lainnya. Dalam keadaan fisiologis normal, facet joint, diskus intervertebralis, struktur ligament anterior dan posterior, serta otot pembungkus mempertahankan kesejajaran vertebra. Pada pasien dengan spondylolisthesis bisa disertai ataupun tidak disertai spondilosis yang dapat mengakibatkan defisit neurologis progresif dan radikulopati yang tinggi akibat kompresi akar saraf. Pada regio lumbal, gangguan nyeri mengakibatkan kekakuan terhadap otot paravertebra lumbal maka dari itu akan muncul ketidakseimbangan diantara otot paravertebra dan core muscle dalam menjaga tulang belakang mengakibatkan terganggunya aktivitas fungsional dan penurunan mobilitas lumbal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian lumbar stabilization exercise dan william flexion exercise terhadap intensitas nyeri, kekuatan otot dan kemampuan fungsional pada pasien dengan kasus Spondylolisthesis Posterior Verterbra Lumbal 5 Grade I. Intervensi diberikan selama 6 kali pertemuan berupa latihan supine twisted stretch, pigeon supine stretch, single and double knee to chest serta bridging. Pasien yaitu Ny. R usia 42 tahun di RS Muhammadiyah Lamongan, Jawa Timur. Penelitian dilakukan pada bulan Mei tahun 2024. Hasil dari intervensi yang diberikan terjadi penurunan tingkat intensitas nyeri, peningkatan kekuatan otot extremitas bawah, serta penurunan tingkat disabilitas aktivitas fungsional yang diukur dengan kuisioner Oswestry Disability Index (ODI).
Copyrights © 2024