Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan laju pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2001-2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder tahunan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara. Penelitian menggunakan metode analisis regresi dengan pengujian asumsi klasik meliputi uji normalitas, autokorelasi, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sementara IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan. Laju pertumbuhan ekonomi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan kontribusi sebesar 84,87%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara sebaiknya difokuskan pada peningkatan kualitas pembangunan manusia serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Copyrights © 2025