Bayi yang mengalami BBLR sangat rentan terhadap morbiditas, sehingga hal ini dapat berpotensi menimbulkan masalah seperti asfiksia hingga kematian. Nesting menjadi salah satu metode dalam upaya mempertahankan posisi sehingga dapat menghemat energi dan meminimalkan terhadap penurunan berat badan pada bayi. Tujuan penelitian, mengetahui pengaruh pemberian nesting dan posisi terhadap peningkatan berat badan pada bayi berat lahir rendah. Metode penelitian ini menggunakan quasi eksperiment jenis pretest-postest one group design. Sampel pada penelitian 18 responden dengan teknik pengambilan purposive sampling, analisis data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian, menunjukkan ada pengaruh pemberian nesting dan posisi terhadap berat badan pada bayi berat lahir rendah P value 0,001 < 0,05. Kesimpulan, terdapat pengaruh peningkatan berat badan sesudah diberikan nesting dan posisi pada bayi BBLR. Penelitian ini dapat diterapkan di rumah sakit sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan berat badan pada pasien bayi BBLR diruang perinatologi.
Copyrights © 2025