Penelitian ini bertujuan merumuskan model penilaian kelayakan bisnis syariah untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan mengintegrasikan prinsip akad dan nilai-nilai etika Islam. Latar belakang studi ini didasari oleh masih terbatasnya akses UMKM terhadap sistem pembiayaan syariah yang selaras secara fikih dan moralitas Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif berdesain fenomenologi, penelitian ini mengeksplorasi pemaknaan dan pengalaman pelaku UMKM syariah dalam menjalankan akad serta etika bisnis dalam praktik usaha mereka. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan telaah dokumen kontrak serta laporan usaha. Informan dipilih melalui purposive sampling dan diperluas menggunakan teknik snowball sampling untuk menjangkau aktor-aktor kunci dalam ekosistem keuangan mikro syariah. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, mencakup proses reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan tiga tema utama: (1) pemahaman akad yang masih bersifat teknis dan belum fikih-oriented; (2) pelaksanaan etika bisnis Islam yang belum terdokumentasi secara sistematis; dan (3) ketiadaan instrumen evaluasi kelayakan berbasis prinsip syariah secara formal. Temuan ini menegaskan perlunya pengembangan instrumen evaluatif berbasis nilai yang tidak hanya menilai kinerja finansial, tetapi juga kesesuaian akad dan kepatuhan etika. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam penguatan kerangka evaluasi berbasis maqashid syariah, serta membuka peluang pengembangan instrumen praktis bagi lembaga keuangan syariah dan pendamping UMKM. Studi lanjutan disarankan untuk menguji validitas dan replikasi instrumen secara kuantitatif di berbagai sektor usaha.
Copyrights © 2025