Fermentasi merupakan salah satu proses bioteknologi yang krusial dalam meningkatkan mutu dan kandungan gizi bahan pangan, termasuk tempe. Kajian ini memancarkan perbedaan karakteristik mikrobiologis dan komposisi nutrisi antara tempe berbahan dasar kedelai dan tempe yang dibuat dari biji durian ( Durio zibethinus ), dengan Merujuk pada dua sumber literatur yang relevan. Analisis menunjukkan adanya variasi yang cukup mencolok dalam jumlah dan jenis mikroorganisme yang terlibat selama fermentasi, serta perbedaan signifikan dalam kandungan nutrisi kedua jenis tempe tersebut. Perbedaan ini berkaitan erat dengan komposisi kimia awal bahan baku serta kondisi fermentasi yang diterapkan. Tempe dari biji durian menunjukkan potensi sebagai alternatif sumber protein nabati yang menjanjikan, meskipun tetap diperlukan optimalisasi dalam proses fermentasi untuk meningkatkan kualitas sensorik dan kandungan gizinya agar dapat bersaing dengan tempe kedelai
Copyrights © 2025