Artikel ini membahas peran integratif komunikasi verbal dan nonverbal dalam kehidupan sehari-hari manusia. Komunikasi tidak hanya dibentuk melalui bahasa lisan atau tulisan, tetapi sangat dipengaruhi oleh bahasa tubuh, ekspresi wajah, gestur, dan keheningan. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, kajian ini menganalisis bagaimana keselarasan antara pesan verbal dan isyarat nonverbal membentuk komunikasi yang efektif dan empatik. Hasil menunjukkan bahwa kesesuaian kedua elemen ini memperkuat kepercayaan dan kejelasan, sementara ketidaksesuaian dapat menyebabkan kesalahpahaman. Konteks budaya dan transformasi digital turut memengaruhi pola komunikasi. Oleh karena itu, literasi komunikasi yang mencakup pemahaman verbal dan nonverbal menjadi keterampilan esensial dalam menjalin relasi interpersonal, khususnya di lingkungan multikultural dan digital.
Copyrights © 2025