Penelitian ini menganalisis pengaruh pencemaran lingkungan terhadap keberlanjutan ekowisata mangrove di Pantai Mangrove Paluh Getah, Sumatera Utara. Metode kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi pada Agustus-September 2024. Hasil menunjukkan pencemaran didominasi sampah plastik dari aktivitas wisatawan dan domestik masyarakat yang berdampak pada gangguan sistem perakaran mangrove, penurunan keanekaragaman hayati, dan degradasi kualitas perairan. Dampak terhadap ekowisata meliputi penurunan daya tarik visual kawasan, degradasi kualitas pengalaman wisata, peningkatan risiko keamanan, serta berkurangnya kunjungan dan pendapatan masyarakat lokal. Strategi pengelolaan yang direkomendasikan mencakup pengendalian sumber pencemaran melalui sistem 3R, rehabilitasi ekosistem berbasis partisipatif, pengembangan ekowisata berkelanjutan dengan carrying capacity, dan penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat lokal untuk mengintegrasikan konservasi dengan pengembangan ekonomi berkelanjutan.
Copyrights © 2025