Perkembangan teknologi digital telah mengubah secara mendasar cara individu berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Munculnya berbagai platform digital seperti media sosial, aplikasi perpesanan instan, dan konferensi virtual telah mempermudah akses komunikasi lintas waktu dan ruang. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat dinamika baru dalam pola komunikasi interpersonal yang menimbulkan tantangan tersendiri, baik dari segi kualitas interaksi, kedekatan emosional, hingga potensi kesalahpahaman. Komunikasi interpersonal yang sebelumnya banyak dilakukan secara langsung (tatap muka) kini semakin bergeser ke arah komunikasi berbasis teks atau audiovisual. Pergeseran ini memicu berbagai pertanyaan mengenai efektivitas, keotentikan, dan dampak jangka panjang dari digitalisasi terhadap hubungan antarindividu. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital dapat memperkuat koneksi sosial, sementara studi lain menyoroti risiko terjadinya keterasingan sosial, hilangnya empati, dan menurunnya kualitas hubungan interpersonal. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tantangan serta dampak yang ditimbulkan dari digitalisasi terhadap komunikasi interpersonal melalui pendekatan studi literatur. Dengan menganalisis temuan dari berbagai sumber ilmiah, diharapkan artikel ini dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai perubahan yang terjadi serta implikasinya dalam konteks sosial dan budaya masyarakat modern.
Copyrights © 2025