Setiap siswa memiliki karakter dan kepribadian yang berbeda, yang dapat memengaruhi proses pembelajaran serta interaksi sosial di sekolah. Layanan bimbingan dan konseling di sekolah memiliki peran strategis dalam menangani keberagaman karakter tersebut dan mendukung perkembangan akademik, sosial, serta emosional siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan layanan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 16 Medan, khususnya dalam hal komunikasi dan keterlibatan orangtua. Metode yang digunakan adalah wawancara semi-terstruktur dengan Guru BK sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara sekolah dan orangtua berjalan cukup efektif, terutama melalui media WhatsApp dan surat resmi. Orangtua terlibat aktif dalam kegiatan sekolah, baik secara langsung maupun tidak langsung. Tantangan seperti miskomunikasi masih ditemukan, namun secara umum dapat diatasi melalui pendekatan komunikatif dan kolaboratif. Kesimpulannya, pengelolaan layanan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 16 Medan sudah berjalan dengan baik dan dapat dijadikan contoh bagi sekolah lain dalam membangun sinergi antara guru, siswa, dan orangtua.
Copyrights © 2025