Fenomena viralnya tagar #KaburAjaDulu di kalangan generasi muda Indonesia merefleksikan kekecewaan struktur terhadap mahalnya biaya pendidikan, minimnya lapangan kerja, dan erosi kepercayaan terhadap pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna sosial di balik tagar #KaburAjaDulu serta mengkaji faktor-faktor yang mendorong munculnya narasi emigrasi di kalangan generasi anak muda Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus eksploratif untuk mengungkapkan akar penyebab, dampak, dan dinamika fenomena #KaburAjaDulu. Data dikumpulkan dari sumber primer dari studi literatur dan sumber sekunder dari laporan data empiris. Hasil penelitian menunjukan emigrasi tenaga terdidik adalah respons rasional atas kegagalan negara memenuhi kontrak sosial dalam menjamin hak dasar warga, dimana brain-drain berfungsi sebagai bentuk “protes diam-diam” (voice through exit) akibat absennya ekosistem pengembangan potensi di dalam negeri. Implikasi dari penelitian ini adalah perlu reformasi sistem pendidikan-ketenagakerjaan inklusif dan restorasi kepercayaan melalui tata kelola bersih untuk mencegah human capital flight.
Copyrights © 2025