Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan Generasi Z terhadap kewajiban kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi melalui program beasiswa luar negeri, serta kaitannya dengan nasionalisme. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap empat mahasiswa S1 di Yogyakarta yang aktif mencari beasiswa luar negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memaknai nasionalisme secara reflektif dan kontekstual, tidak hanya sebagai kewajiban formal, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab dan kecintaan terhadap tanah air. Mayoritas partisipan setuju bahwa kewajiban kembali adalah hal wajar sebagai bentuk balas jasa kepada negara. Namun, mereka juga menekankan pentingnya dukungan dan fasilitas dari pemerintah agar kontribusi yang diberikan dapat maksimal. Sebagian partisipan berpendapat bahwa kontribusi kepada bangsa tidak selalu harus dilakukan dengan kembali secara fisik ke tanah air. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi penyusunan kebijakan beasiswa yang adaptif terhadap nilai dan aspirasi generasi muda.
Copyrights © 2025