Perkembangan sosial emosional anak usia dini merupakan pondasi penting dalam membentuk kemampuan berinteraksi, memahami perasaan, dan mengelola emosi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan guru dalam meningkatkan kecerdasan sosial emosional anak usia 6-7 tahun di SD Baptis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan pendekatan individual dengan memahami latar belakang keluarga, karakter, dan kebutuhan emosional masing-masing anak. Strategi yang digunakan meliputi komunikasi empatik, pembiasaan perilaku sosial positif, keterlibatan aktif dalam kegiatan bermain, dan kolaborasi intensif dengan orang tua. Faktor- faktor seperti pola asuh, keterampilan komunikasi di rumah, dan dukungan keluarga berperan besar dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini menekankan pentingnya peran guru sebagai fasilitator, mentor, dan mitra orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan sosial emosional anak sejak usia dini.
Copyrights © 2025