Anemia banyak ditemui di Indonesia. Remaja merupakan kelompok yang rawan menderita anemia. Sebagian besar anemia terjadi karena kekurangan zat besi di dalam tubuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 Sragen. Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 100 responden. Sampel diambil melalui teknik stratified random sampling. Data kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dikumpulkan dengan kuesioner, sementara kadar hemoglobin diukur menggunakan metode Quick Check Hb. Hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan kejadian anemia, dianalisis dengan uji statistik Pearson Correlation dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan yang rendah, dan sebesar 25% responden mengalami anemia. Uji statistik dengan Pearson Correlation menunjukkan nilai p-value antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia adalah < 0,001. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 Sragen. Perlu dilakukan pendidikan kesehatan mengenai pentingnya konsumsi tablet tambah darah untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan menurunkan angka kejadian anemia.
Copyrights © 2025