Penyalahgunaan narkotika disertai perilaku seksual menyimpang merupakan perilaku berisiko yang berdampak pada masalah sosial dan kesehatan, memperburuk kualitas hidup, serta mengancam masa depan pecandu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kecenderungan perilaku seksual menyimpang (termasuk homoseksual) dan pengetahuan tentang narkoba pada remaja di Nagari Koto Tuo tahun 2024. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 20 remaja usia 12–21 tahun yang dipilih secara acak melalui simple random sampling. Hasilnya, 70% responden tidak memiliki kecenderungan pada narkoba, 80% memiliki pengetahuan tinggi tentang narkoba, 90% aktif dalam kegiatan keagamaan, 95% memahami pentingnya edukasi kesehatan reproduksi, dan 100% tidak menunjukkan kecenderungan perilaku seksual menyimpang. Penguatan edukasi dan pengawasan dari aspek adat dan agama tetap diperlukan untuk mempertahankan kondisi positif ini.
Copyrights © 2025