Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas penerapan aktivitas bermain dalam meningkatkan aktivitas gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif di antara siswa kelas 3C di SDN Pakis 1/368 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan prasiklus, Siklus 1, dan Siklus 2. Data prasiklus menunjukkan skor rata-rata aktivitas gerak sebesar 76, yang meningkat secara signifikan menjadi 81 pada Siklus 1, dan mencapai 85 pada Siklus 2. Hasil menunjukkan peningkatan yang konsisten dalam aktivitas gerak siswa setelah diterapkannya intervensi berupa aktivitas bermain. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan pembelajaran yang melibatkan aktivitas bermain dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa integrasi aktivitas bermain dalam kurikulum pembelajaran dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan aktivitas fisik siswa di lingkungan sekolah. Kata Kunci: aktivitas bermain, peningkatan, dan hasil belajar.
Copyrights © 2024