Rendahnya keaktifan belajar siswa merupakan salah satu masalah utama dalam dunia pendidikan yang dapat mempengaruhi kualitas hasil belajar. Banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menghubungkan materi pelajaran dengan konteks kehidupan nyata, sehingga mengurangi minat dan partisipasi mereka dalam proses belajar. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk memperbaiki tingkat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran yaitu dengan mengembangkan media ajar berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan keefektifan media ajar berbasis CTL untuk meningkatkan keakifan belajar siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Adapun langkah-langkah penelitian yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV sekolah dasar. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, validasi, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ajar berbasis CTL valid digunakan dalam pembelajaran dengan skor validitas 88. Selain itu, media ajar juga efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keaktifan belajar siswa sebesar 25%, dari skor rata-rata 65 sebelum penggunaan media ajar menjadi 90 setelah penggunaan media ajar berbasis CTL. Terdapat peningkatan yang signifikan dalam partisipasi aktif, minat, dan motivasi belajar siswa setelah menggunakan media ajar ini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media ajar berbasis CTL secara efektif mendorong keaktifan siswa dalam pembelajaran. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menguji efektivitas media ini pada mata pelajaran dan jenjang pendidikan yang berbeda.
Copyrights © 2024