Penelitian ini membahas implementasi sistem pembayaran non-tunai dalam pengelolaan keuangan keluarga di Kota Bandung, dengan tujuan mengidentifikasi manfaat, tantangan, dan faktor keberhasilannya. Metode penelitian kualitatif digunakan melalui wawancara terhadap ibu rumah tangga yang bekerja sebagai pegawai maupun tidak bekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembayaran non-tunai memberikan manfaat signifikan pada keluarga dengan ibu rumah tangga bekerja, seperti efisiensi pengelolaan keuangan, kemudahan transaksi, dan penghematan, sedangkan keluarga dengan ibu rumah tangga yang tidak bekerja menghadapi kendala seperti literasi keuangan rendah, keterbatasan akses internet, dan kebiasaan menggunakan uang tunai. Temuan ini menyoroti perlunya edukasi keuangan dan peningkatan akses teknologi untuk meningkatkan adopsi pembayaran non-tunai di kalangan keluarga.
Copyrights © 2025