BUMDes Welirang menunjukkan melaksanakan pengembangan Desa Wisata Ketapanrame secara berkelanjutan melalui perlindungan lingkungan, pertumbuhan ekonomi, dan kesetaraan sosial. Memperkuat pentingnya peran BUMDes dalam mewujudkan desa wisata yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing tinggi melalui pengelolaan yang terencana dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi inovasi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Welirang. Desa ini terletak di kawasan lereng Gunung Penanggungan dan Gunung Welirang, Kabupaten Mojokerto, dan berhasil meraih berbagai penghargaan nasional melalui optimalisasi potensi alam, budaya, dan ekonomi lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi konten digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi inovasi yang diterapkan mencakup tiga fokus utama: (1) pengolahan hasil alam menjadi produk UMKM berbasis ekonomi kreatif, (2) pengembangan acara seni budaya lokal seperti “Ngopi Padhang Bulan” sebagai media promosi dan pemberdayaan, serta (3) kolaborasi strategi dengan pelaku usaha lokal untuk diversifikasi destinasi wisata dan produk. Strategi ini didukung oleh penggunaan media sosial dan pameran sebagai bentuk promosi digital dan non-digital. Keberhasilan strategi ini ditentukan oleh faktor penggerak lokal, partisipasi masyarakat, keunikan daya tarik wisata, serta ketersediaan sarana prasarana yang memadai.
Copyrights © 2025