Penelitian ini menunjukkan bahwa pementasan kesenian Jaranan di Kabupaten Kediri masih menghadapi tantangan dalam penerapan crowd control untuk mencegah tawuran. Penelitian ini berpegang pada dua poin penting yang ingin dijelaskan diantaranya; (1) Bagaimana pelaksanaan crowd control pada pementasan kesenian Jaranan di Kediri, dan (2) Bagaimana bisa terjadi kejadian tawuran pada saat pementasan kesenian Jaranan. Menganalisis pelaksanaan pertunjukan kesenian Jaranan ini mengungkap tentang bagaimana penyelenggara mengatur kerumunan yang banyak dan dipengaruhi beberapa faktor seperti perilaku penonton, sarana prasarana, dan petugas pelaksana pengamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlu ada peningkatan dan inovasi dalam melaksanakan crowd control seperti menambah petugas keamanan, pelibatan warga lokal, hingga penggunaan teknologi CCTV untuk memantau jalannya pertunjukan agar tetap kondusif. Selain itu juga perlu adanya instrumen peraturan yang tegas agar para pelaku tawuran mendapatkan efek jera sehingga tidak mengulangi kembali. Keterbatasan penelitian ini adalah data didapatkan dari sudut pandang penonton. Perlu adanya penelitian lebih mendalam dengan melibatkan sudut pandang penyelenggara hingga pihak keamanan sehingga kesimpulan yang didapatkan bersifat lebih komprehensif.
Copyrights © 2025