Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan Fathering terhadap peningkatan kualitas pengasuhan ayah di Dusun Apingoot, Desa Umagera. Pengasuhan Fathering merupakan model pengasuhan ayah yang menekankan pada keterlibatan emosional, kognitif, dan perilaku ayah dalam proses pengasuhan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test. Subjek penelitian berjumlah 10 orang ayah yang memiliki anak usia 0–6 tahun dan tinggal di Dusun Apingoot. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan kualitas pengasuhan ayah setelah mengikuti pelatihan Fathering (p = 0,004 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan Fathering berpengaruh positif terhadap keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Temuan ini memperkuat pentingnya pelibatan ayah dalam pengasuhan untuk mendukung perkembangan anak secara optimal.
Copyrights © 2025