Pertumbuhan kota yang tidak terencana telah membuat masyarakat tidak dapat menyalurkan nafsu sosial untuk berinteraksi akibat tidak seimbangnya pembangunan antara fasilitas, jarak, dan jumlah penduduk yang terdapat di Jakarta. Hal ini dapat memunculkan sifat individualisme masyarakat urban sehingga perlu diciptakan ruang-ruang interaksi baru, salah satunya dengan menciptakan pertanian perkotaan. Artikel ini dimaksudkan agar menciptakan suatu kegiatan yang dapat menghidupkan kembali interaksi sosial melalui kegiatan pertanian perkotaan melalui kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dimulai dengan menciptakan lahan pertanian perkotaan hingga pengaturan jadwal pengelolaan lahan. Metode dilaksanakan dengan menyediakan sebuah lahan pertanian kota sebagai tempat interaksi dan kegiatan produktif masyarakat yang berlokasi di TPA Ikhlasul Machfudz, Kecamatan Jagakarsa, Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan menghasilkan ruang interaksi baru masyarakat di sekitar TPA Ikhlasul Machfudz. Peserta memiliki kegiatan produktif yang melibatkan interaksi antara masyarakat sekitar sehingga masyarakat dapat menyalurkan nafsu sosial dengan tersedianya tempat dengan jarak yang relatif dekat.
Copyrights © 2025