Konsep pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah faktor dimana mampu menunjukkan kualitas negara dan diperlukan kemampuan SDM yang berkualitas dan bermutu, baik dalam bentuk keterampilan sosial (soft skill) maupun keterampilan akademik (hard skill) sehingga pendidikan merupakan salah satu penentu mutu SDM. Kinerja yang tepat perlu dukungan pendidikan dan pelatihan serta fasilitas kerja yang tepat untuk menjadikannya sebagai pendukung keberhasilan pekerjaan. Didalam studi ini dipergunakan metode kuantitatif sebagai pendekatannya dengan sampel sejumlah 86 perangkat desa di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Data dikumpukan melalui kuesioner yang disebar ke responden. Diolah dengan bantuan program SPSS dan diuji validitas dan reliabilitas sebagai uji instrumennya. Dilakukan juga uji hipotesis guna penerimaan atau penolokan hipotesis yang diajukan. Dari hasil pengolahan data, dapat disimpulkan dalam penelitian ini yaitu: (1) pelatihan, fasilitas kerja dan latar belakang pendidikan berdampak kepada kinerja perangkat desa (2) pelatihan, fasilitas kerja dan latar belakang pendidikan berdampak kepada kinerja Perangkat Desa secara simultan.
Copyrights © 2025