Kehadiran kreator konten global seperti IShowSpeed di Indonesia menjadi fenomena yang viral dan ramai diberitakan oleh media daring. Fenomena ini tidak hanya merepresentasikan pertukaran budaya populer, tetapi juga menjadi arena konstruksi makna oleh media dalam membentuk persepsi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media online Indonesia membingkai pemberitaan mengenai IShowSpeed menggunakan model analisis framing dari Pan & Kosicki. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan menganalisis enam artikel dari dua media daring, yaitu Kompas.com dan IDN Times. Keempat struktur dalam model Pan & Kosicki—sintaksis, skrip (dengan pendekatan 5W+1H), tematik, dan retoris—digunakan untuk mengkaji narasi yang dibangun media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com lebih menekankan aspek prestasi dan profesionalisme IShowSpeed melalui penyampaian data faktual dan gaya jurnalistik formal. Sebaliknya, IDN Times mengangkat aspek interaksi budaya dan hiburan populer dengan gaya bahasa ringan dan ekspresif yang dekat dengan audiens muda. Perbedaan ini menunjukkan bahwa media memiliki strategi naratif yang khas dalam membingkai figur internasional. Penelitian ini menegaskan pentingnya analisis framing dalam memahami bagaimana media mengonstruksi realitas dalam lanskap digital.
Copyrights © 2025