Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara variabel interaksi guru dan siswa (X1) serta motivasi belajar (X2) terhadap kepuasan belajar (Y2), dengan self-efficacy (Y1) sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan di SMA N 8 Semarang, dengan populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas XI dan XII. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner kepada seluruh responden, yang terdiri dari lima pilihan jawaban. Serangkaian uji statistik yang dilakukan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji regresi, dan uji Sobel, yang diolah menggunakan SPSS versi 26.0. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa interaksi antara guru dan siswa serta motivasi belajar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap self-efficacy dan kepuasan belajar. Berdasarkan uji Sobel, ditemukan bahwa self-efficacy mampu menjadi mediator dalam hubungan antara interaksi guru-siswa dan motivasi belajar terhadap kepuasan belajar.
Copyrights © 2025